Selasa, 20 April 2010

KEGUNAAN MEDIA SUMBER BELAJAR DAN BELAJAR MENGAJAR

KEGUNAAN MEDIA SUMBER BELAJAR
DAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas
mata kuliyah Strategi Belajar Mengajar II

Dosen Pembina:
Lailatur Rahmah M.Pd









Disusun Oleh:
Ach Sa’idi Tamin
Syamsul Arifin
Nawawi


Fakultas Agama Islam (FAI)
Universitas Islam Madura (UIM)
Bettet Pamekasan Madura
2010



KATA PENGANTAR

Alhamdulillah kami panjatkan puja serta puji syukur kehadirat Ilahi Rabbi yang telah memberikan petunjuk melalui Rasul-NYA. Sholawat dan salam semoga abadi tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Pemilik uswah paripurna, Berkat beliau kami bisa mengenal dunia yang begitu menakjubkan, berkat beliau kami bisa terangkat dari Alam Marjinalisasi menuju Alam Pengangkat Derajat Manusia.

Ucapan Syukran Jazil kami lantunkan kepada dosen pembina, berkat bimbingan beliau kami bisa menyelesaikan makalah ini meski masih jauh dari kesempurnaan.

Terima kasih kami ucapkan pada teman-temanku yang telah ikut berpartisipasi dalam penyelesaian makalah ini sehingga makalah ini yang berjudul “Kegunaan Media Sumber Belajar Dan Proses Balajar Mengajar” bisa terselesaikan dengan baik dan menyenangkan

Hati selalu berharap, pikiran telah menggarap, mulut selalu berucap semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi teman-teman mahasiswa khususnya dan masyarakat pada umumnya. Amin…!








Pamkasan 16.04.2010



Penulis




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 2
BAB I 3
PENDAHULUAN 3
BAB II 4
PEMBAHASAN 4
KEGUNAAN MEDIA SUMBER BELAJAR DAN PROSES BELAJAR MENGAJAR 4
A. Meningkatkan Produktifitas Pendidikan 4
B. Memberikan Kemungkinan Pendidikan Yang Sifatnya Lebih Individual 5
C. Memberikan Dasar Yang Lebih Ilmiyah Terhadap Pengajaran 5
D. Lebih Memantapkan Pengajaran 5
E. Memungkinkan Belajar Secara Seketika 5
BAB III 8
KESIMPULAN 8
DAFTAR ISI 9













BAB I
PENDAHULUAN

Tujuan pendidikan seiring dengan tujuan Allah menciptakan manusia, yakni untuk mengabdi kepada-Nya. Pengabdian pada Allah sebagai realisasi dari keimanan yang diwujudkan dalam amaliyah untuk mencapai derajat orang yang bertaqwa di sisinya. Kemudian juga Allah menciptakan manusia sebagai khlifah. Untuk melaksankan tugasnya, khalifah dituntut untuk menjadikan sifat-sifat Allah bagian dari karakteristik kepribadiannya untuk mendukung terwujudnya kemakmuran. Pengabdian dan ketaqwaan kepada Allah merupakan jembatan untuk mencapai kebhagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

Agar tujuan bisa tercapai, maka perlu diperhatikan segala sesuatu yang mendukung keberhasilan program pendidikan itu. Dari sekian faktor penunjang keberhasilan tujuan pendidikan, kesuksesan dalam proses pembelajaran merupakan salah satu faktor yang sangat dominan. Sebab di dalam proses pembelajaran itulah terjadinya internalisasi nilai-nilai dan pewarisan budaya maupun norma-norma secara langsung.













BAB II
PEMBAHASAN

KEGUNAAN MEDIA SUMBER BELAJAR DAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

Belajar pada hakikatnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar untuk menghasilkan suatu perubahan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai. Manusia tanpa belajar akn mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang tidak lain juga merupakan produk kegiatan berfikir manusia-manusia pendahulunya. Untuk mencapai semua tujuan yang dimaksud maka diperlukan alat atau media dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Dari beberapa literatur tidak terdapat perbedaan pengertian alat dan media pendidikan, Zakiyah Deradjat menyebutkan pengertian alat pendidikan sama dengan media pendidikan, sarana pendidikan. Sedangkan dalam kepustakaan asing, sementara ahli menggunakan istilah audio visual aids (AVA), teaching, material, instructional material.

Di bawah ini terdapat beberapa kegunaan media sumber belajar dan proses belajar mengajar:
A. Meningkatkan Produktifitas Pendidikan
1. Mempercepat laju belajar dan membantu guru/dosen untuk menggunakan waktu secara lebih baik.
2. mengurangi beban guru/dosen dalam menyajikan informasi, sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan gairah belajar peserta didik/mahasiswa.
3. Membuat konkrit konsep yang abstrak
4. Menampilkan objek yang tidak bisa diamati dengan mata telanjang




B. Memberikan Kemungkinan Pendidikan Yang Sifatnya Lebih Individual
1. Mengurangi control guru/dosen yang kaku dan trasisional
2. Memberikan kesempatan bagi peserta didik/mahasiswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuannya
3. Menyajikan informasi belajar secara konsisten dan dapat diulang maupun disimpang menurut kebutuhan

C. Memberikan Dasar Yang Lebih Ilmiyah Terhadap Pengajaran
1. Perencanaan program pendidikan yang lebih sistematis
2. Pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi oleh penelitian
3. Merangsang anak didik untuk bekerja dan menggerakkan naluri kecintaan belajar dan menimbulkan kemauan keras untuk mempelajari sesuatu
4. Membantu pembentukan kebiasaan, melahirkan pendapat, memperhatikan dan memikirkan suatu pelajaran

D. Lebih Memantapkan Pengajaran
1. Meningkatkan kemampuan manusia dengan berbagai media komunikasi
2. Penyajian informasi dan data secara lebih konkrit
3. Mampu mempermudah pemahaman dan menjadikan pelajaran lebih hidup dan menarik
4. Menimbulkan kekuatan perhatian (ingatan) mempertajam, indera, melatihnya, memperhalus perasaan dan cepat belajar
5. Mengamati gerakan yang terlalu cepat

E. Memungkinkan Belajar Secara Seketika
1. Mengurangi jurang pemisah antara pelajaran yang bersifat verbal dan abstrak dengan realitas yang sifatnya konkrit
2. Memungkinkan penyajian pendidikan yang lebih luas, terutama dengan adanya media massa
3. Mampu mengatasi kesulitan-kesulitan dan memperjelas materi pelajaran yang sulit



Dalam kegunaan media sumber belajar dan proses belajar mengajar ini ada beberapa langkah yang perlu dilakukan :
1. Identifikasi kebutuhan sumber daya
Pengelola sekolah perlu dilakukan identifikasi tentang sumber daya, terutama manusia, yang tersedia untuk dapat memanfaatkan atau mengelola sumber-sumber belajar demi pencapaian tujuan pendidikan. Ketersediaan sumber belajar tidak akan banyak berarti tanpa ada dukungan sumber daya manusia yang mampu menggunaknnya.

2. Mengidentifikasi potensi sumber belajar yang ada dan dimanfaatkan untuk pembelajaran
Selain persoalan ketersediaan sumber daya di sekolah juga perlu diklasifikasikan sumber-sumber belajar tersebut agar mudah dalam pemnfaatannya.

3. Pengelompokan sumber belajar dalam kelompok
Sumber belajar tidak hanya dipahami sebagai jumlah benda matin namun juga berupa mahkluk hidup, termasuk manusia. Oleh karenanya pengelompokan sumber belajar sangat membantu dalam penggunaanya agar sesuai dengan tujuan belajar dari setiap mata pelajaran.

4. Mencari dan menganalisis relevansi antara kelompok sumber belajar dengan mata pelajaran yang dimampu guru
Setelah mengelompokkan sumber-sumber belajar maka mengkaitkan kelompok sumber belajar tersebut dengan mata pelajaran yang dimampu guru.

5. Menentukan materi dan kompetensi untuk pembelajaran
Langkah berikutnya yang perlu dicermati adalah menentukan materi dan kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran yang harus dikuasai oleh peserta didik. Penggunaan sumber belajar pada dasarnya untuk mendukung pencapaian kompetensi ini. Kompetensi yang dimaksud di sini mencakup penguasaan pengetahuan, pemahaman, keterampilan, nilai, sikap dan minat.


6. Pemanfaatan sumber-sumber belajar dalam pembelajaran
Langkah berikutnya adalah memanfaatkan sumber belajar yang tersedia untuk dapat mencapai kompetensi yang diinginkan.































BAB III
KESIMPULAN

KEGUNAAN MEDIA SUMBER BELAJAR DAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

A. Meningkatkan Produktifitas Pendidikan
B. Memberikan Kemungkinan Pendidikan Yang Sifatnya Lebih Individual
C. Memberikan Dasar Yang Lebih Ilmiyah Terhadap Pengajaran
D. Lebih Memantapkan Pengajaran
E. Memungkinkan Belajar Secara Seketika

Dalam kegunaan media sumber belajar dan proses belajar mengajar ini ada beberapa langkah yang perlu dilakukan :
1. Identifikasi kebutuhan sumber daya
2. Mengidentifikasi potensi sumber belajar yang ada dan dimanfaatkan untuk pembelajaran
3. Pengelompokan sumber belajar dalam kelompok
4. Mencari dan menganalisis relevansi antara kelompok sumber belajar dengan mata pelajaran yang dimampu guru
5. Menentukan materi dan kompetensi untuk pembelajaran
6. Pemanfaatan sumber-sumber belajar dalam pembelajaran











DAFTAR PUSTAKA

 H. Rahmayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta, Kalam Mulya, 2002)
 Uno Hamzah B., Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif Dan Efektif, (Jakarta, Bumi Aksara, 2007)
 Uno Hamzah B, Teori Belajar Dan Pembelajaran, (Gorontalu, Nurul Jannah 1997)
 Sanjaya Wina, Kurikulum Dan Pembelajaran Teori Dan Praktek Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),(Jakarta, Kencana, 2008)
 Amnur Ali Muhdi, Konfigurasi Politik Pedidikan Nasional,(Yogyakarta, Pustaka Fhima, 2007)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar