Rabu, 20 Januari 2010

MENDUNG DI ATAS MUSLIM

MENDUNG DI ATAS MUSLIM

Oleh: Ach Sa’edy Tamin

Tubuh-tubuh berkeliaran tanpa nyawa

Jiwa-jiwa lembut gentayangan tak berdaya

Kaki-kaki bertatih tak berkaki

Mulut-mulutpun bernyanyi tanpa DO-RE-MI

Hai muslim sejati…

Jiwamu ku jadikan simbol kehidupan

Hatimu ku jadikan penerang pelayaran

Dan mulutmu ku jadikan hiasan sepanjang zaman

Tapi kenapa!

Egomu kau jadikan raja di atas raja

Tuk musnahkn taman sang durja

Rakusmu kau jadikan senjata

Tuk porak-porandakan jagad raya

Sadarkah engkau…

Orientalisme tersenyum karna bangga

Thogut-thogutpun berpesta ria

Karna kau telah di perbudak olehnya

Dan kau telah mati terjerambak di jurang ilusinya

Hai muslim...

Mendung di atasmu kian hitam menebal

Masih relakah anak-anakmu terkuyab basah oleh hujan

Dan menggigil kedinginan oleh kekerdilan otakmu?

Lantas apa harapan di masa depanmu

Bukankah itu sebuah kehancuran ?

Kalau itu yang harus terjadi, maka !

Kau tak jauh beda

Dengan monyet-monyet di atas pohon rindang sana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar