Rabu, 20 Januari 2010

SUARA HATI BUNDA

Setiap orang

Bagaimanapun kemampuannya

Berhak memiliki cita-cita

Dengan keinginan yang kuat

Untuk mencapai citi-cita itu

Mampu menimbulkan prestasi-prestasi lain

Sebelum cita-cita sesunguhnya tercapai.

Keinginana kuat itu

Juga memunculkan kemampuan-kemampuan besar

Yang tersembunyi

Dan keajaiban-keajaiban

Di luar kemampuan

__BUNDA__




Hidup dan nasib

Bila tampak berantakan

Mesterius, fantastis dan spodaradis

Namun setiap elemennya

Adalah subsistem

Ketaraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna

Menerima kehidupan

Berarti menerima kenyataan

Bahwa tak ada hal sekecil apapun

Terjadi karena kebetulan.

Ini faka

Yang tak terbantahkan

Harun Yahya




Ku teringat di waktu ku melantunkan do’a bersama

Ku teringat di waktu ku bercanda tawa bersama

Ku tak bisa mengubur semua kenangan itu

Ku tak sanggup untuk mengubur semua itu

Hanya padamu tuhan !!

Tempatku mengadu

Kemana ku harus melangkah?

Ku tak bisa membohongi suara hatiku

Ku tak sanggup jika kau menghilang dariku

Jika kau menghilang

Berarti kau menyiksa diriku

Setelah ku mendengar dari temanku

Bahwa bintang kan menghilang dariku

Entah mengapa ku tak sanggup menahan

Bendungan air mataku

Ku tak bisa mendengar kata-kata itu

Mengapa dia tega

Menyiksa diriku

Padahal dia berjanji

Dia takkan menghilang dariku

__BUNDA__

Pamekasan 21.04.09

Janjiku takkan pernah lengang oleh masa dan waktu

Atau oleh apa saja

Yang ada di dunia ini

Meski misalnya aku lenyap dari hidupmu

Dan hilang dari tatapanmu

Namun..!

Senyum, canda tawa,

Kejujuran, kepercayaan,

Cinta, kasih sayang dan do’a

Semua itu takkan pernah terkubur

Bahkan, semuanya tetap tersusun rapi

Dalam dimensi kalbu, dan terukir pada prasasti tubuhku

Aku tau

Seorang KARTINI atau AISYAH Ummul Ummah

Pasti bisa jalani semua ini

Karna aku yakin

Dibalik semua itu

Terdapat hikmah agung

Dan kebahagiaan tiadatara

Bersabarlah……..!!!

واعلم انّ االنصر مع الصبروانّ الفرج مع الكرب وانّ مع العسر يسراٌٌٌُ.

__BINTANG__


Mengapa ku menjadi seperti ini

Mengapa ku menjadi menderita seperti ini

Apakah ini sudah takdirku

Tuk selalu menderita

Haruskah ku selalu tumpahkan air mata ini

Karena masalah yang ku alami ini?

Mungkin benar kata temanku

“AKU SUDAH GILA”

Jika bintang sudah menghilang dariku

Aku tak bisa mengganti posisi bintang

Dengan orang lain

Keculi ku tumpahkan rasa cintaku

Pada sang Ilahi Robbi

Aku cinta bintang

Aku sayang bintang

Apalah arti kata-kata itu

Jika sang bintang mau menjauh dariku

Mungkin,

Inilah saatnya tuk menumpahkan

Rasa cintaku pada Ilahi Robbi

Ku tak ingin mencintai yang lain

Jika sang bintang menjauh dariku

Ku hanya menumpahkan rasa cintaku

Pada sang Ilahi Robbi

__BUNDA__

Pamekasan 22.04.09

Aku hanyalah tetesan Adam yang lemah

Yang tidak mampu ketika dihadapkan dengan realita dilema dan predestinasi seperti ini

Tapi, aku lebih tidak sanggup lagi

Bila harus melihatmu menderita

Dan tersiksa batinmu olehku

Sungguh aku tak bermaksud begitu

Cinta adalah anugrah tuhan yang mulia

Jangan pernah sandra dirimu olehnya

Jangan pernah siksa batinmu karnanya dan

Jangan pernah belenggu cintamu dengannya

Malam sunyi kini saksi bisu

Atas kebesaran sabdamu

كبر مقتا عند الله ان تقولوا مالا تفعلون

Jika memang sabda-sabdamu itu benar

Hapuslah air matamu

Dan berhentilah menangis

Sebab…!!

Suatu saat nanti

Aku pasti datang padamu

Untuk membebaskan tawanan, siksa

Dan belengguanmu dan mambawamu

Menuju tetesan asa.

__BINTANG__


Mungkin jika kau menghilang dariku

Kau akan menari-nari diatas kemenangan

Sambil kau bersorak-sorak

“AKU BAHAGIA”

Namun,

Jika diriku

Mugkin ku kan berbaring

Di limbah yang dusta

Sambil bercucuran

Air mata cinta

Karena ditinggal oleh yang dicinta

Aku berani mengatakan cinta

Karena ku tak ingin membohongi suara hatiku

Aku berani mengucapkan sayang melalui lisan

Karena kau memang benar-benar sayang

Meski kata-kata itu berat

Untuk ku lantunkan

Namun ku berani mengucapkan

Karena

Aku benar-benar sayang

Pada bintang

__BUNDA__

Entah mengapa

Orang yang ku sayang

Kini ingin terbang melayang-layang

Membiarkan ku sendiri dalam cengkraman masalah

Mengapa ia tega

Membiarkan diriku menderita

Mengapa ia tega

Membiarkan diriku marana

Apakah ini cinta?

Apakah ini cinta?

Apakah ini cinta?

Tuhan kuatkan aku

Untuk lalui jalan hidupku

Setelah kau raih cintaku

Ku kan selalu berharap

Kau kan menjaganya

Karna ku percaya padamu

Namun entah mengapa

Sekarang cinta itu kau campakkan

Di limbah penderitaan

Dengan cara kau menjauh dariku

__BUNDA__

Ku ingin berjalan menyusuri dunia

Melintasi duri tajam penghianat dunia

Ku kan mendaki ke puncak tantangan

Untuk menuruti sebuah keinginan

Jika ku sampai pada puncak

Ku kan berteriak

“AKU MENANG”

Ku terbang menyusuri langit

Melihat bintang yang terang menderang

Ku coba memetik bintang

Namun tanganku terlalu pendek

Untuk menggapainya

Ku terus berusaha tuk mendapatkannya

Namun tak terasa

Ku terjatuh di limbah yang dusta

Di saat keinginanku hancur berkeping-keping

Ada sang bulan

Yang berusaha menerangi jalanku

Tanpa terasa sang bintangpun jatuh ke pangkuanku

Ku pusing untuk memilih

Karena ku terlanjur berjalan dengan sinar sang bulan

Ku sangka bulan kan menjadi penyelamatku

Namun tak terasa

Ku tertusuk duri tajam yang mematikan

Ku mencoba bertahan

Meskipun menyakitkan

Namun ku tetap tak bisa bertahan

Ku tau

Ku berjalan tanpa suara hatiku

Ku telah mendustai suara hatiku

Sehingga ku tak bisa membohongi suara hatiku

Tuk selalu berkata

Ku kan selalu memelihara bintang

Yang jatuh ke pangkuanku

Di saat ku meletakkan bintang pada mutiara hatiku

Sang bintang mengiris mutiara dengan pisau

“ku tak ingin menari-nari diatas penderitaan orang lain”

Mutiara pun hancur berkeping-keping

Membuat mata tak kuasa menahan bendungan air mahligai itu

Sang tanganpun tak henti-hentinya

Menghapus air derita yang membasahi pipi hiasanku

Padahal ku sangka

Bintanglah yang menjadi pengobat kesakitanku

Yang ditusuk duri dusta itu

__BUNDA__

Pamekasan 23.04.09

Begitu banyak bintang tercipta di langit

Jika kau membuangnya satu saja

Masih banyak bintang lain

Yang dapat kau nikmati indah dan terangnya

Tapi..!!

Jika kau campakkan satu saja rembulan

Kau tak kan temukan lagi

Sinar dan indahnya

Karna hanya terdapat satu rembulan saja

Jangan pernah kau kuras air laut

Untuk mendapatkan setetes air tawar

Tapi..!

Ambillah segelas saja air laut itu

Untuk kemudian kau tawarkan.

__BINTANG__

Senin 27.04.09

Aku ingin seseorang

Yang ia bersedia menyuapiku

Nanti jika aku sakit,

Bersedia menggendongku ke kamar mandi

Jika aku sudah renta tak mampu berjalan

Bahwa dia dengan segenap hatinya

Bersedia mengatakan di depanku

Betapa Jelitanya Aku”

Meski wajahku sudah keriput

Seperti jeruk purut

Dan dia bersedia tetap berada disitu

Takkan kemana-mana

Di sampingku selalu

Selama satu abad sekalipun.

__BUNDA__

Jangan pernah menguras air laut

Untuk mendapatkan setetes air tawar

Tapi,

Ambillah segelas air laut itu

Untuk kemudian kau tawarkan.

__BINTANG__

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar